WHAT THE EJ, EI, EL-EL HAPPENED.... (baca:itu lu kaya anak alay dari negeri entah berada..)
Gw cuma lagi nga ada ide buat bikin postingan...gw tau traffic blog gw nge-sepadat blog blog yang lain....
mungkin ada yang salah alamat eh nyambung nyambung ke blog gw....jadi kesimpulan nya gw cuma dapat traffic dari orang orang yang berasal dari negri entah berada....
oke gw bakal bahas soal mastin..(nb:gw tau nga bakal ada yang ada baca postingan jadi sebenarnya percuma)
mastin adalah merek obat kecantikan yang karna iklanya mengundang decak kagum karna bagusnya intonasi "good" yang dikumandangkan bintang iklan-nya...
-selesai-
#dafuq
iseng iseng
blog yang bernotabene iseng,yang sepertinya yang bikin juga iseng,bisa dilihat kan dari banyaknya kata iseng di header ini. cukup iseng kan?
Saturday, 12 July 2014
Monday, 26 November 2012
Saturday, 22 September 2012
BE-BORN AGAIN
HAI...bagi siapa saja yang tetap setia dengan iseng-iseng !
(baca:emang ada?)
oke topik kali ini saya akan memberitahu anda tentang indsidious!
seperti di gambar insidious adalah film ber-genre comedy action :)
(baca:ken,lu kalo bukan diri gue gue hajar lu!!)
yak sodara2x pasti pernah nonton film ini ,kalo pernah pasti tau ada percobaan apa?
ASTRAL PROJECTION atau meraga sukma kata orang jawa adalah terlepas nya peswat tubuh(ASTRAL) dari tubuh(VRAGEL).
so,kita bisa pergi kemana saja mengarungi dunia astral sesuka kita
kutipan dari http://quranic-healing.blogspot.com/2012/01/bahaya-proyeksi-astral-mengeluarkan.html:
Melatih proyeksi Astral adalah praktek okultisme (sihir) dan Mengeluarkan jiwa dari dalam tubuh fisik dapat dihasilkan melalui meditasi atau ilmu sihir yang praktisinya dapat berpergian ke luar tubuh dalam bentuk tubuh eterik (jiwa) untuk tujuan tertentu (berpergian kealam jin dan alam manusia). Tapi ketika Anda pergi, siapa yang akan mengurus tubuh Anda?
Setan bisa bergerak dan mengambil kepemilikan tubuh anda. Perjalanan keluar tubuh membuka pintu gerbang untuk roh-roh jahat ( setan) untuk menyesatkan manusia. Ini adalah praktek okultisme dan didukung oleh roh-roh jahat (setan). Setelah golongan jin mengambil kontrol atas tubuh psikis (jiwa) kita merekalah (golongan jin) yang mengontrol jiwa (nafs) manusia itu untuk memasuki dimensi alam jin dan dapat berbicara dengan setan.
Semestinya kita harus berada di bawah bimbingan dan kontrol Allah (swt).
Praktek ini sering digunakan dalam okultisme (sihir/ilmu metafisika) dan perdukunan. Manusia dari seluruh populasi dunia dapat melakukan itu (astral Projection) , tetapi mereka tidak pernah berusaha untuk melakukannya. Jika Anda tidak berada di bawah bimbingan, sangat berbahaya dan harus dihindari bagi orang beriman.....
(baca:kalo gue bisa kaya gitu ken gua mau ngeliat taylor swift lagi mandi. )
(keanu:dasar tong tong lu ,gue juga mau!)
(baca:?????????)
oke kata kata diatas jangan di tiru adek2x !
BUT, IT WAS WRONG AND NEVER-EVER HAPPEN CAUSE:
Hal pertama yang pertama, ketika meninggalkan tubuh, Anda tidak dapat tersesat, dan tidak kembali. Alasan untuk makhluk ini, kita tidak pernah meninggalkan tubuh sendiri, shell kosong. Salinan lengkap dari energi kita tetap berada di belakang dengan tubuh kita, dan lain salinan lengkap keluar untuk mengeksplorasi, Hal berikutnya yang perlu diingat adalah, Cord Astral, yang mengikat kedua tubuh bersama-sama, dan memberikan kembali cepat bila diperlukan, jadi kami tidak pernah tersesat.
Topik berikutnya adalah rasa takut yang sudah ada, yang banyak orang mengenai kepemilikan proyeksi astral. Saya percaya penjelasan pertama saya membahas hal ini dengan baik, tapi saya akan mengatakannya lagi. Kami tidak pernah benar-benar meninggalkan tubuh, sebagian dari energi kita tetap berada di belakang dengan tubuh sepanjang waktu. Dan jika sesuatu yang jahat bahkan mendapat dekat Anda, salinan energi yang tetap dengan tubuh Anda, akan menarik salinan lain, atau tubuh astral, kembali dalam hitungan detik, dan dalam beberapa saat Anda akan terjaga.
Penggambaran Proyeksi Astral adalah Salah, Tapi Sebarkan kebenaran FAKTA diatas!!
Meskipun penggambaran proyeksi astral dalam film Insidious tidak benar, orang yang akhirnya datang sekitar untuk fakta bahwa kita lebih dari tubuh fisik kita. Jika proyeksi astral secara terbuka didiskusikan di antara massa, saya percaya kemajuan telah dibuat. Ketakutan dibuat dari film dengan mudah bisa dilampaui, melalui penyelidikan sedikit ke subjek.
Tetapi jika Anda ingin menakut-nakuti teman anda yang ingin mencoba out of body experience untuk kali pertama,ajak temen mu nonton film ini dulu :)
(baca:emang ada?)
oke topik kali ini saya akan memberitahu anda tentang indsidious!
seperti di gambar insidious adalah film ber-genre comedy action :)
(baca:ken,lu kalo bukan diri gue gue hajar lu!!)
yak sodara2x pasti pernah nonton film ini ,kalo pernah pasti tau ada percobaan apa?
yak,ASTRAL PROJECTON!!
ASTRAL PROJECTION atau meraga sukma kata orang jawa adalah terlepas nya peswat tubuh(ASTRAL) dari tubuh(VRAGEL).
so,kita bisa pergi kemana saja mengarungi dunia astral sesuka kita
kutipan dari http://quranic-healing.blogspot.com/2012/01/bahaya-proyeksi-astral-mengeluarkan.html:
Melatih proyeksi Astral adalah praktek okultisme (sihir) dan Mengeluarkan jiwa dari dalam tubuh fisik dapat dihasilkan melalui meditasi atau ilmu sihir yang praktisinya dapat berpergian ke luar tubuh dalam bentuk tubuh eterik (jiwa) untuk tujuan tertentu (berpergian kealam jin dan alam manusia). Tapi ketika Anda pergi, siapa yang akan mengurus tubuh Anda?
Setan bisa bergerak dan mengambil kepemilikan tubuh anda. Perjalanan keluar tubuh membuka pintu gerbang untuk roh-roh jahat ( setan) untuk menyesatkan manusia. Ini adalah praktek okultisme dan didukung oleh roh-roh jahat (setan). Setelah golongan jin mengambil kontrol atas tubuh psikis (jiwa) kita merekalah (golongan jin) yang mengontrol jiwa (nafs) manusia itu untuk memasuki dimensi alam jin dan dapat berbicara dengan setan.
Semestinya kita harus berada di bawah bimbingan dan kontrol Allah (swt).
Praktek ini sering digunakan dalam okultisme (sihir/ilmu metafisika) dan perdukunan. Manusia dari seluruh populasi dunia dapat melakukan itu (astral Projection) , tetapi mereka tidak pernah berusaha untuk melakukannya. Jika Anda tidak berada di bawah bimbingan, sangat berbahaya dan harus dihindari bagi orang beriman.....
(baca:kalo gue bisa kaya gitu ken gua mau ngeliat taylor swift lagi mandi. )
(keanu:dasar tong tong lu ,gue juga mau!)
(baca:?????????)
oke kata kata diatas jangan di tiru adek2x !
lanjut ke topik pembahasan ,tapi astral projection itu ternyata sngat berbahaya,jika kita tidak bisa balik ke vragel kita akan terjebak didunia astral selamannya karna:
- diperbudak jin
- di manjakan oleh kenikmatan dunia astral
- GUE LUPA...
- etc...
BUT, IT WAS WRONG AND NEVER-EVER HAPPEN CAUSE:
Hal pertama yang pertama, ketika meninggalkan tubuh, Anda tidak dapat tersesat, dan tidak kembali. Alasan untuk makhluk ini, kita tidak pernah meninggalkan tubuh sendiri, shell kosong. Salinan lengkap dari energi kita tetap berada di belakang dengan tubuh kita, dan lain salinan lengkap keluar untuk mengeksplorasi, Hal berikutnya yang perlu diingat adalah, Cord Astral, yang mengikat kedua tubuh bersama-sama, dan memberikan kembali cepat bila diperlukan, jadi kami tidak pernah tersesat.
Topik berikutnya adalah rasa takut yang sudah ada, yang banyak orang mengenai kepemilikan proyeksi astral. Saya percaya penjelasan pertama saya membahas hal ini dengan baik, tapi saya akan mengatakannya lagi. Kami tidak pernah benar-benar meninggalkan tubuh, sebagian dari energi kita tetap berada di belakang dengan tubuh sepanjang waktu. Dan jika sesuatu yang jahat bahkan mendapat dekat Anda, salinan energi yang tetap dengan tubuh Anda, akan menarik salinan lain, atau tubuh astral, kembali dalam hitungan detik, dan dalam beberapa saat Anda akan terjaga.
Penggambaran Proyeksi Astral adalah Salah, Tapi Sebarkan kebenaran FAKTA diatas!!
Meskipun penggambaran proyeksi astral dalam film Insidious tidak benar, orang yang akhirnya datang sekitar untuk fakta bahwa kita lebih dari tubuh fisik kita. Jika proyeksi astral secara terbuka didiskusikan di antara massa, saya percaya kemajuan telah dibuat. Ketakutan dibuat dari film dengan mudah bisa dilampaui, melalui penyelidikan sedikit ke subjek.
Tetapi jika Anda ingin menakut-nakuti teman anda yang ingin mencoba out of body experience untuk kali pertama,ajak temen mu nonton film ini dulu :)
<<<<<SELESAI>>>>>>
Monday, 4 April 2011
Yeah,Update!
AKHIRNYA SODARA-SODARA,KEANU YANG GANTENG INI TELAH MELAKUKAN TUGAS
NYA YAITU : NGE-BLOG
(C.S:bagi yang lagi stres jangan baca tulisan itu,karna dapat
melumpuhkan syaraf-syaraf di otak!)
oke,mungkin gue nulis tuh tulisan tanpa disengajai
atau mungkin bisa saja disengaja.
(Baca:banyak bacot lu ken,langsung ke intinya aja dong!)
weits,sabar cuy gue lagi dapet jaket baru,makanya gue kesenengan!
(Baca:Oh,sory ken tadi gue dah bentak-bentak lu,maapin gue ya,gue emang manusia tak bertanggung jawab!)
cih,lebay
yaudah,gue baru dibeliin jaket rebook cuy,mantapkan!
kaya gini jaketnya:
4. Gue jadi orang yang hampir selalu berpikir positif semenjak nonton film The Secret betahun-tahun lalu
Waktu lagi libuan kelulusan kelas 6 SD dulu, gue sempet ditawarin sama temen gue yang namanya ....... film yang katanya tentang kehebatan otak manusia. Dia nawarinnya kayak nawarin bisnis MLM "Ini film tentang kehebatan otak manusia, Ken. Nyata. Jadi lu bisa dapetin apa aja sesuai apa yang lu mau. Makanya nanti nonton aja. Setelah nonton, nanti lu bisa tawarin ke orang lain dan orang itu jadi downline lu. Setelah punya beberapa downline, lu bakal naik ke bintang 5 dan akan mendapatkan penghasilan langsung sebesar 3 juta/bulan. Jadi, tertarik?"
Tentu aja dia nggak nawarin kayak gitu. Singkat cerita, gue akhirnya nonton dan semenjak saat itu gue selalu berpikir positif. Hasilnya? Tentu bagus buat gue. Gue hampir nggak pernah stres dan depresi. Karena gue ngeliat sisi positif dari hal yang ngebuat gue stres dan depresi itu. Contoh imajinernya: Waktu gue kecelakaan dan kaki gue diamputasi dua-duanya, mungkin gue bakal mikir, "Yaa, paling nggak gue nggak perlu repot beli sepatu."
Tapi mudah-mudahan jangan, Amit-amit jabang bayi.
5. Minggu-minggu belakangan ini gue dilatih untuk jadi orang yang luwes di depan cewek asing
Jadi ceritanya temen gue ada yang ikut suatu pelatihan untuk menjadi pria luwes gitu. Sebelumnya, gue dan abang gue sempet sepakat bahwa temen gue yang ikut pelatihan itu bener-bener menyedihkan. Karena untuk bisa deket sama cewek aja sampe perlu dipelajarin. Tapi ternyata eh ternyata ada taktik dan strategi yang perlu dipelajarin dan diterapkan ke kehidupan. Yak, gue salah. Bahkan karena salah, postingan gue sebelum-sebelumnya gue hapus.
Jadi, singkat cerita, temen gue itu ngasih kuliah ke gue. Dia ngasih tau gimana dia baru kenal sama cewek di suatu malam, tapi si cewek udah akrab ke dia, bahkan temen gue itu dibayarin makan, dan dianterin pulang naik mobilnya tuh cewek. Gimana dia jadi orang yang dikenal sama cewek satu kampus, dll. Dan akhirnya dia ngasih tau gimana seorang cowok itu harus dominan tapi nggak mendominasi, gimana cowok itu nggak boleh klemar-klemer/plin-plan, dan apa yang harus dan nggak harus gue lakuin ke para cewek agar gue jadi pihak yang dikejar oleh cewek bukan yang mengejar. Dan ternyata, sebagian besar yang temen gue saranin ke gue itu udah ada di gue dari dulu, cuma jarang gue terapin. Tapi semenjak saat itu, gue terapin apa aja yang udah ada di gue itu di hari-hari gue.
Dan hasilnya? Gue jadi nggak begitu grogi untuk menyapa cewek asing, dan 2 minggu terakhir jadwal hari gue hampir nggak ada yang kosong. :D
Ada satu hal yang gue harus kasih tau ke pembaca cowok, kalo mau kenalan sama cewek asing, jangan pake kalimat perkenalan di awal, dan jangan jadi kayak petugas sensus (tinggal di mana? Sama siapa? Merk sepatu apa?). Ajak ngobrol biasa aja, dan kalo bisa jangan tunjukin kesan baik aja. Tunjukin semua kesan yang ada di elu (baik, rese, jahil) dan jangan senyum melulu, pasang tampang heran, dll. Dan begitu udah mau selesai, baru deh bilang "Eh iya, nama gue Udin."
6. Gue orang yang nggak gaul
Nggak usah ditanya apa maksudnya. Gue emang bukan anak gaul.
7. Serius, gue bukan anak gaul!
Tuh kan, untuk nyebarin 7 poin aja gue yakin elu semua pada bosen. Gimana kalo 100? Yaa, makanya kalian harus berterimakasih sama gue karena gue nggak nulis sampe 100.
Dan sekarang, postingan ini gue tutup aja deh. Ada sesuatu yang harus gue kerjain, kayak bengong, misalnya.
Ciao!
NYA YAITU : NGE-BLOG
(C.S:bagi yang lagi stres jangan baca tulisan itu,karna dapat
melumpuhkan syaraf-syaraf di otak!)
oke,mungkin gue nulis tuh tulisan tanpa disengajai
atau mungkin bisa saja disengaja.
(Baca:banyak bacot lu ken,langsung ke intinya aja dong!)
weits,sabar cuy gue lagi dapet jaket baru,makanya gue kesenengan!
(Baca:Oh,sory ken tadi gue dah bentak-bentak lu,maapin gue ya,gue emang manusia tak bertanggung jawab!)
cih,lebay
yaudah,gue baru dibeliin jaket rebook cuy,mantapkan!
kaya gini jaketnya:
sumber:www.reebok.com/2010/reebok-iverson-warm-up-jacket/
500 ribuan nih cuy,mantep kan?
langsung boke gue nemu tuh jaket,yah tapi keren bnget !
okelah gue punya info penting gan!
(Baca:cielah kaya di kaskus aja pake gun-gan)
info nya tentang apa ya?
BERSAMBUNG...
bercanda..
(baca:sudah gue duga,)
okelah,cekidot!
Belakangan ini di situs twitter orang-orang pada seru ngebeberin hal-hal tentang dirinya masing-masing dengan hashtag #100factsaboutme.
Gue sempet mikir "100? Haha, nggak mungkin lah ada orang yang punya waktu luang sebanyak itu." Tapi ternyata ada, saudara-saudara. ADAAAA!
Jujur gue nggak begitu tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan mengisi 100 hal tentang diri gue tadi. Makanya, waktu di situs itu, gue cuma isi, "#1. Gue agak males. #2-100. Oke, gue emang males." Nggak makan waktu lama, dan itu udah ngewakilin gue.
Dan sekarang, niatnya gue mau nulis hal serupa. Tapi tenang, nggak sampe 100. Siapa pula yang bakal tertarik untuk ngebaca 100 hal tentang gue. Bukan karena hidup gue nggak menarik sehingga nggak ada yang bisa gue bagiin. Ini cuma masalah konsentrasi dan minat pembaca. Belom lagi waktu yang harus gue abisin buat nulisnya. Jadi, gue batasin 7 aja, supaya kesannya sama kayak 7 keajaiban dunia.
1. Gue orangnya agak pemalas
Oke, anggap aja kalian nggak baca kata "agak". Gue emang pemalas. Pernah di suatu Minggu gue disuruh sama nyokap untuk bersihin kamar, dan sampe hari Rabu pun baju-baju, celana dalam, buku-buku yang tergeletak di lantai belom gue beresin. Sampe akhirnya kamar gue yang berantakan itu dibersihin sama nyokap gue. Dan dalam 2 jam kurang udah tertata berantakan seperti semula. Dan alasan yang gue kasih ke nyokap adalah, "Kata dosen di kampus, berantakan itu ciri orang kreatif."
Itu cuma salah satu kemalasan gue. Masih banyak lagi yang belom gue jabarin. Tapi jangan salah, gue males juga tau situasi. Jadi gue malesnya untuk hal-hal yang wajar untuk dimalesin. :D
2. Gue punya bakat untuk nggak serius di saat yang serius...
... bahkan mungkin yang menyangkut hidup dan mati gue. Otak gue mungkin didesain untuk selalu bercanda apapun itu keadaannya. Salah satu contohnya, gue sering banget masukin candaan ke bahan presentasi gue. Kayak semester kemaren misalnya.gue lagi belajar power point, gue masukin gambar Miyabi di salah satu slide-nya. Jadi gue ceritanya jadi calon brand manager suatu brand. Dan waktu itu gue pilih Indomie. Singkat cerita, di salah satu slide yang ngebahas tentang ide-ide gue, gue pasang gambar bungkus Indomie yang gambarnya Miyabi lagi makan mie. Gue jelasin apa isi aslinya, tapi kelas terlalu berisik sama tawa yang membludak. Bahkan gurunya pun ngakak. Tapi untungnya gue dapet A.
Untung aja belom pernah ada kasus yang bener-bener serius dan gue malah bercanda.
Perampok: *nodong pake pistol* Jangan teriak. Tengok ke arah 45 derajat. Jalan ke orang berjaket biru yang ada di sana pelan-pelan.
Gue: Euh... 45 derajat ke kiri atau ke kanan?
Perampok: Duh! Ke kanan, bego!
Gue: I-iya... tunggu, kanan gue atau kanan elu?
--JEDOOR!--
3. Gue ikut kegiatan Tae Kwon Do
oke,mungkin kalo ini nga usah dijelasin...
Gue sempet mikir "100? Haha, nggak mungkin lah ada orang yang punya waktu luang sebanyak itu." Tapi ternyata ada, saudara-saudara. ADAAAA!
Jujur gue nggak begitu tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan mengisi 100 hal tentang diri gue tadi. Makanya, waktu di situs itu, gue cuma isi, "#1. Gue agak males. #2-100. Oke, gue emang males." Nggak makan waktu lama, dan itu udah ngewakilin gue.
Dan sekarang, niatnya gue mau nulis hal serupa. Tapi tenang, nggak sampe 100. Siapa pula yang bakal tertarik untuk ngebaca 100 hal tentang gue. Bukan karena hidup gue nggak menarik sehingga nggak ada yang bisa gue bagiin. Ini cuma masalah konsentrasi dan minat pembaca. Belom lagi waktu yang harus gue abisin buat nulisnya. Jadi, gue batasin 7 aja, supaya kesannya sama kayak 7 keajaiban dunia.
1. Gue orangnya agak pemalas
Oke, anggap aja kalian nggak baca kata "agak". Gue emang pemalas. Pernah di suatu Minggu gue disuruh sama nyokap untuk bersihin kamar, dan sampe hari Rabu pun baju-baju, celana dalam, buku-buku yang tergeletak di lantai belom gue beresin. Sampe akhirnya kamar gue yang berantakan itu dibersihin sama nyokap gue. Dan dalam 2 jam kurang udah tertata berantakan seperti semula. Dan alasan yang gue kasih ke nyokap adalah, "Kata dosen di kampus, berantakan itu ciri orang kreatif."
Itu cuma salah satu kemalasan gue. Masih banyak lagi yang belom gue jabarin. Tapi jangan salah, gue males juga tau situasi. Jadi gue malesnya untuk hal-hal yang wajar untuk dimalesin. :D
2. Gue punya bakat untuk nggak serius di saat yang serius...
... bahkan mungkin yang menyangkut hidup dan mati gue. Otak gue mungkin didesain untuk selalu bercanda apapun itu keadaannya. Salah satu contohnya, gue sering banget masukin candaan ke bahan presentasi gue. Kayak semester kemaren misalnya.gue lagi belajar power point, gue masukin gambar Miyabi di salah satu slide-nya. Jadi gue ceritanya jadi calon brand manager suatu brand. Dan waktu itu gue pilih Indomie. Singkat cerita, di salah satu slide yang ngebahas tentang ide-ide gue, gue pasang gambar bungkus Indomie yang gambarnya Miyabi lagi makan mie. Gue jelasin apa isi aslinya, tapi kelas terlalu berisik sama tawa yang membludak. Bahkan gurunya pun ngakak. Tapi untungnya gue dapet A.
Untung aja belom pernah ada kasus yang bener-bener serius dan gue malah bercanda.
Perampok: *nodong pake pistol* Jangan teriak. Tengok ke arah 45 derajat. Jalan ke orang berjaket biru yang ada di sana pelan-pelan.
Gue: Euh... 45 derajat ke kiri atau ke kanan?
Perampok: Duh! Ke kanan, bego!
Gue: I-iya... tunggu, kanan gue atau kanan elu?
--JEDOOR!--
3. Gue ikut kegiatan Tae Kwon Do
oke,mungkin kalo ini nga usah dijelasin...
Tapi gue udah ikut Taekwondo sejak kelas 6 SD sampai sekarang,dengan penderitaan:
-tangan sering bengkak gara-gara sering sparing sama temens-temens(anggap aja gabungan indo-inggris)
-baju kotor stiap kamis dan jum'at
-keseleo....,awwww!!
-dll..
4. Gue jadi orang yang hampir selalu berpikir positif semenjak nonton film The Secret betahun-tahun lalu
Waktu lagi libuan kelulusan kelas 6 SD dulu, gue sempet ditawarin sama temen gue yang namanya ....... film yang katanya tentang kehebatan otak manusia. Dia nawarinnya kayak nawarin bisnis MLM "Ini film tentang kehebatan otak manusia, Ken. Nyata. Jadi lu bisa dapetin apa aja sesuai apa yang lu mau. Makanya nanti nonton aja. Setelah nonton, nanti lu bisa tawarin ke orang lain dan orang itu jadi downline lu. Setelah punya beberapa downline, lu bakal naik ke bintang 5 dan akan mendapatkan penghasilan langsung sebesar 3 juta/bulan. Jadi, tertarik?"
Tentu aja dia nggak nawarin kayak gitu. Singkat cerita, gue akhirnya nonton dan semenjak saat itu gue selalu berpikir positif. Hasilnya? Tentu bagus buat gue. Gue hampir nggak pernah stres dan depresi. Karena gue ngeliat sisi positif dari hal yang ngebuat gue stres dan depresi itu. Contoh imajinernya: Waktu gue kecelakaan dan kaki gue diamputasi dua-duanya, mungkin gue bakal mikir, "Yaa, paling nggak gue nggak perlu repot beli sepatu."
Tapi mudah-mudahan jangan, Amit-amit jabang bayi.
5. Minggu-minggu belakangan ini gue dilatih untuk jadi orang yang luwes di depan cewek asing
Jadi ceritanya temen gue ada yang ikut suatu pelatihan untuk menjadi pria luwes gitu. Sebelumnya, gue dan abang gue sempet sepakat bahwa temen gue yang ikut pelatihan itu bener-bener menyedihkan. Karena untuk bisa deket sama cewek aja sampe perlu dipelajarin. Tapi ternyata eh ternyata ada taktik dan strategi yang perlu dipelajarin dan diterapkan ke kehidupan. Yak, gue salah. Bahkan karena salah, postingan gue sebelum-sebelumnya gue hapus.
Jadi, singkat cerita, temen gue itu ngasih kuliah ke gue. Dia ngasih tau gimana dia baru kenal sama cewek di suatu malam, tapi si cewek udah akrab ke dia, bahkan temen gue itu dibayarin makan, dan dianterin pulang naik mobilnya tuh cewek. Gimana dia jadi orang yang dikenal sama cewek satu kampus, dll. Dan akhirnya dia ngasih tau gimana seorang cowok itu harus dominan tapi nggak mendominasi, gimana cowok itu nggak boleh klemar-klemer/plin-plan, dan apa yang harus dan nggak harus gue lakuin ke para cewek agar gue jadi pihak yang dikejar oleh cewek bukan yang mengejar. Dan ternyata, sebagian besar yang temen gue saranin ke gue itu udah ada di gue dari dulu, cuma jarang gue terapin. Tapi semenjak saat itu, gue terapin apa aja yang udah ada di gue itu di hari-hari gue.
Dan hasilnya? Gue jadi nggak begitu grogi untuk menyapa cewek asing, dan 2 minggu terakhir jadwal hari gue hampir nggak ada yang kosong. :D
Ada satu hal yang gue harus kasih tau ke pembaca cowok, kalo mau kenalan sama cewek asing, jangan pake kalimat perkenalan di awal, dan jangan jadi kayak petugas sensus (tinggal di mana? Sama siapa? Merk sepatu apa?). Ajak ngobrol biasa aja, dan kalo bisa jangan tunjukin kesan baik aja. Tunjukin semua kesan yang ada di elu (baik, rese, jahil) dan jangan senyum melulu, pasang tampang heran, dll. Dan begitu udah mau selesai, baru deh bilang "Eh iya, nama gue Udin."
6. Gue orang yang nggak gaul
Nggak usah ditanya apa maksudnya. Gue emang bukan anak gaul.
7. Serius, gue bukan anak gaul!
Tuh kan, untuk nyebarin 7 poin aja gue yakin elu semua pada bosen. Gimana kalo 100? Yaa, makanya kalian harus berterimakasih sama gue karena gue nggak nulis sampe 100.
Dan sekarang, postingan ini gue tutup aja deh. Ada sesuatu yang harus gue kerjain, kayak bengong, misalnya.
Ciao!
Thursday, 17 March 2011
Galau....
Sekarang gue lagi galau.
Nggak tau kenapa gue jadi sebegini galau. Gue rasa gue galau karena gue laper, makanya barusan gue beli makanan ke luar. Waktu udah di luar gue bingung mau beli makanan apa, karena ada banyak pilihan. Saking bingungnya, gue galau lagi.
Akhirnya gue beli nasi goreng. Gue ngantri cukup lama sampe gue bosen nunggu. Gue bingung, mau nunggu, atau pergi aja. Karena bingung, gue galau lagi.
Setelah galau beberapa saat, akhirnya gue mutusin untuk nunggu aja. Setelah nunggu cukup lama, akhirnya giliran gue. Abangnya nanya gue mau beli apa, dan gue menjawab "Nasi goreng, bang." Lalu abangnya nanya lagi, "Pedes atau biasa?" Lalu otak langsung kepikiran, "Pedes atau biasa? Pedes atau biasa? Pedes atau biasa? Pedes atau pedes yang biasa? Pedes yang biasa atau biasa yang pedes?" Pertanyaan yang cukup sulit yang ngebuat gue bingung. Akhirnya galau lagi.
Abangnya pun ngebantu gue dengan memberi jawaban, "Pedes aja?" Gue terbantu, gue menjawab pertanyaannya sambil senyum, "Iya, pedes." Dan abangnya pun bertanya lagi, "Nasi goreng biasa, special, atau mawud?" Nah loh, gue bingung lagi, dan lagi-lagi galau.
Setelah gue makan, gue balik ke rumah. Di perjalanan balik, gue nemuin ada pertigaan dan tiga-tiganya bisa menuju rumah gue. Kiri, kanan, atau tengah? Kiri, kanan, atau tengah? Gue bingung dan galau lagi.
Setelah sampe rumah, gue mutusin untuk nulis tentang kegalauan gue hari ini. Gue bingung mau mengawali tulisan dengan kata "Hai" atau "Halo", cukup lama gue mikirinnya. Dan akhirnya gue galau dan mutusin untuk mengawali dengan "Sekarang gue lagi galau. Nggak tau kenapa gue jadi sebegini galau. Gue rasa gue galau karena gue laper, makanya barusan gue..." Lho kok ngulang? Kenapa ya? Duh bingung. Galau lagi deh.
Dari semua kegalauan yang gue dapet, hal yang paling ngebuat galau adalah... aduh! Gue lupa. Apa ya? Nah loh, galau lagi dah mikirin apa yang gue lupa tadi.
Eh, udah inget deh. Galau yang tadi nggak jadi. Hal yang paling ngebuat gue galau adalah, gue nggak tau apa itu arti galau.
(Baca: Terus kenapa dari tadi banyak banget kata galau?)
Itu... euhm... anu... uh... kenapa ya? Duuuuh, jadi galau lagi kan gue jawabnya. Galau deh gue.
Postingan di atas didedikasikan kepada para galauers di luar sana... terutama mereka yang nggak begitu yakin apa itu arti galau tapi sering make kata galau.
Dan hal di atas nggak pernah terjadi. Itu ditulis karena... karena apa ya? Duh, galau deh gue mikirin karena apa.
Galau Selesai... atau belum ya? Eh udah belum sih? Duh, galau deh gue mikirin udah atau belomnya.
Nggak tau kenapa gue jadi sebegini galau. Gue rasa gue galau karena gue laper, makanya barusan gue beli makanan ke luar. Waktu udah di luar gue bingung mau beli makanan apa, karena ada banyak pilihan. Saking bingungnya, gue galau lagi.
Akhirnya gue beli nasi goreng. Gue ngantri cukup lama sampe gue bosen nunggu. Gue bingung, mau nunggu, atau pergi aja. Karena bingung, gue galau lagi.
Setelah galau beberapa saat, akhirnya gue mutusin untuk nunggu aja. Setelah nunggu cukup lama, akhirnya giliran gue. Abangnya nanya gue mau beli apa, dan gue menjawab "Nasi goreng, bang." Lalu abangnya nanya lagi, "Pedes atau biasa?" Lalu otak langsung kepikiran, "Pedes atau biasa? Pedes atau biasa? Pedes atau biasa? Pedes atau pedes yang biasa? Pedes yang biasa atau biasa yang pedes?" Pertanyaan yang cukup sulit yang ngebuat gue bingung. Akhirnya galau lagi.
Abangnya pun ngebantu gue dengan memberi jawaban, "Pedes aja?" Gue terbantu, gue menjawab pertanyaannya sambil senyum, "Iya, pedes." Dan abangnya pun bertanya lagi, "Nasi goreng biasa, special, atau mawud?" Nah loh, gue bingung lagi, dan lagi-lagi galau.
Setelah gue makan, gue balik ke rumah. Di perjalanan balik, gue nemuin ada pertigaan dan tiga-tiganya bisa menuju rumah gue. Kiri, kanan, atau tengah? Kiri, kanan, atau tengah? Gue bingung dan galau lagi.
Setelah sampe rumah, gue mutusin untuk nulis tentang kegalauan gue hari ini. Gue bingung mau mengawali tulisan dengan kata "Hai" atau "Halo", cukup lama gue mikirinnya. Dan akhirnya gue galau dan mutusin untuk mengawali dengan "Sekarang gue lagi galau. Nggak tau kenapa gue jadi sebegini galau. Gue rasa gue galau karena gue laper, makanya barusan gue..." Lho kok ngulang? Kenapa ya? Duh bingung. Galau lagi deh.
Dari semua kegalauan yang gue dapet, hal yang paling ngebuat galau adalah... aduh! Gue lupa. Apa ya? Nah loh, galau lagi dah mikirin apa yang gue lupa tadi.
Eh, udah inget deh. Galau yang tadi nggak jadi. Hal yang paling ngebuat gue galau adalah, gue nggak tau apa itu arti galau.
(Baca: Terus kenapa dari tadi banyak banget kata galau?)
Itu... euhm... anu... uh... kenapa ya? Duuuuh, jadi galau lagi kan gue jawabnya. Galau deh gue.
Postingan di atas didedikasikan kepada para galauers di luar sana... terutama mereka yang nggak begitu yakin apa itu arti galau tapi sering make kata galau.
Dan hal di atas nggak pernah terjadi. Itu ditulis karena... karena apa ya? Duh, galau deh gue mikirin karena apa.
Galau Selesai... atau belum ya? Eh udah belum sih? Duh, galau deh gue mikirin udah atau belomnya.
Memang sial!
hoy!
oke,postingan yang satu ini gue akan bercerita tentang kesialan gue yg datang
berturut turut udah kaya hujan!
1.gue kehilangan kartu peserta ujian gue!
jadi waktu gue pulang,gue naro tas sembarangan!
(catatan:itu salah-satu kebiasaan buruk gue setiap hari selain ngupil,bengong,dll..)
lalu Adek gue beraksi lagi atau bisa gue panggil bocah tengik bau iler atau bisa kita singkat "BOCINGLER"
jadi adek gue atau bocingler itu buka-buka tas gue,sehingga kartu ujian gue jatuh nga tau dimana,sehingga dampaknya bagi gue yaitu:
-gue jadi disuruh kerjain di kantor guru!
-nga bisa nyontek(jangan ditiru!)
-malu,karna banyak guru yang ngeliatin gue!
emang sempak!
2.gue nga nahan ujian nya!
memang,siapa sih yang tahan sma ujian?
apa lagi harus belajar 7 jam Non-stop gue ulangin Non-stop!
emang setiap ujian itu orang tua gue selalu maksain gue untuk belajar,apalagi kalo lulus-lulusan!
mati gue gara2x yang namanya belajar itu!
Bersambung....
boong deh!
(Baca:dah basi..!)
3.basah kuyup pas naik angkot!
Memang musim ini lagi gila-gilanya yang namanya H-U-J-A-N ,
jadi kronologi nya begini:
jam 3 sore,gue pulang berdua ma temen's (anggap aja lagi pake bahasa indo-inggris!) gue!
karna angkot penuh,dengan sangat-sangat terpakasa dan dengat sedikit paksaan,gue harus gantung di pintu angkot!
tapi bukan itu perkaranya!
pas gue gantung tiba2x hujan gede-gede banget gara2x digedein sama mpo nori(baca:apa nyambungnya?)
hujan nya sakit bnget lagi (*saanya gue bilang "SEMPAK"*) kaya krikil es!
bener-bener keterlaluan!
yaudah..
sampe sini saja postingan gue!
SALAM OLAHRAGA!
(Baca:apa nyambungnya)
oke ini yang bener!
SALAM SEJAHTERA !
(Baca:...........?)
oke,postingan yang satu ini gue akan bercerita tentang kesialan gue yg datang
berturut turut udah kaya hujan!
1.gue kehilangan kartu peserta ujian gue!
jadi waktu gue pulang,gue naro tas sembarangan!
(catatan:itu salah-satu kebiasaan buruk gue setiap hari selain ngupil,bengong,dll..)
lalu Adek gue beraksi lagi atau bisa gue panggil bocah tengik bau iler atau bisa kita singkat "BOCINGLER"
jadi adek gue atau bocingler itu buka-buka tas gue,sehingga kartu ujian gue jatuh nga tau dimana,sehingga dampaknya bagi gue yaitu:
-gue jadi disuruh kerjain di kantor guru!
-nga bisa nyontek(jangan ditiru!)
-malu,karna banyak guru yang ngeliatin gue!
emang sempak!
2.gue nga nahan ujian nya!
memang,siapa sih yang tahan sma ujian?
apa lagi harus belajar 7 jam Non-stop gue ulangin Non-stop!
emang setiap ujian itu orang tua gue selalu maksain gue untuk belajar,apalagi kalo lulus-lulusan!
mati gue gara2x yang namanya belajar itu!
Bersambung....
boong deh!
(Baca:dah basi..!)
3.basah kuyup pas naik angkot!
Memang musim ini lagi gila-gilanya yang namanya H-U-J-A-N ,
jadi kronologi nya begini:
jam 3 sore,gue pulang berdua ma temen's (anggap aja lagi pake bahasa indo-inggris!) gue!
karna angkot penuh,dengan sangat-sangat terpakasa dan dengat sedikit paksaan,gue harus gantung di pintu angkot!
tapi bukan itu perkaranya!
pas gue gantung tiba2x hujan gede-gede banget gara2x digedein sama mpo nori(baca:apa nyambungnya?)
hujan nya sakit bnget lagi (*saanya gue bilang "SEMPAK"*) kaya krikil es!
bener-bener keterlaluan!
yaudah..
sampe sini saja postingan gue!
SALAM OLAHRAGA!
(Baca:apa nyambungnya)
oke ini yang bener!
SALAM SEJAHTERA !
(Baca:...........?)
Tuesday, 15 March 2011
''Mari Membaca''
Barusan gue nyoba bersilaturahmi ke
blog-blog orang lain. Maksud gue
bersilahturami tadi itu mungkin nggak
bisa sepenuhnya dibilang silaturahmi,
soalnya gue nggak bertegur sapa kayak
orang-orang lain yang dateng lalu
bilang, "Blogwalking :D" atau "Nice
blog" padahal gue tau, mereka nggak
sempet ngebaca semua tulisannya, tapi
cuma lirik sedikit lalu pergi dan minta
dikunjungi balik.
*HENING*
Aih! Ngomong ape sih gue? Bahasa gue
kenapa jadi makin berat gitu?
Tapi... kalo diliat-liat, blog gue emang
makin sering make kata-kata berat
kayak begitu ya, walaupun nggak
banyak, dan gue sendiri nulisnya nggak
sadar.
Tsk tsk.
Balik lagi ke awal.
Yoi, jadi barusan tadi gue habis jalan-
jalan ke blog-blog orang. Entah blog itu
isinya lucu-lucuan, berita, pandangan
tentang sekitar, atau termehek-mehek
versi blogger.com.
Gue cuma liat-liat, terus pergi. Cuma
mau tau aja apa yang orang laen tulis di
blognya.
Nah, yang gue heran, ada banyak
banget blog yang masukin lirik lagu ke
dalam. Padahal blognya itu bukan blog
musik atau sejenisnya. Dan yang
dahsyatnya lagi, banyak yang
komentarin.
"Buat apa?" Itu yang ada di pikiran gue
dari tadi selain "Laper nih.", "Jempol
gue keliatan enak nih.", dan
"... ... ..." (lagi bengong).
Menurut gue, blog itu tempatnya buat
sedekah cerita, berita, atau apapun
yang bisa dibagi lewat tulisan. Lirik lagu?
Yaa, boleh lah, tapi gunanya buat apa?
Mungkin mereka mau ngungkapin
perasaannya di saat itu dengan cara me-
posting lirik dari lagu tertentu. Jadi, lirik
lagu itu ngewakilin apa yang mereka
rasain saat itu. Artinya, lirik lagu yang
dimasukkin nggak sembarangan, tapi
punya arti sendiri.
Misalnya mereka lagi ngerasa mellow,
mungkin mereka bakal masukkin lirik
lagu yang mellow se-mellow-mellow-
nya, kayak: Rusuh dari band Tengkorak,
Crewcabanger dari band Chelsea Grin,
Eyes Sewn Shut dari Suicide Silence, atau
Pujaan Hati dari band Kangen Band.
Dan misalnya mereka lagi ngerasa
frustasi, malah sebaliknya. Mereka
mungkin bakal masukkin lirik lagu yang
keras, kayak: Puspa dari band ST12,
Yank dari band Wali, Gravity dari John
Mayer, atau Susis dari Sule.
Nah, berhubung gue nggak mau
ketinggalan jaman. Gue juga mau nge-
post lirik lagu. Lagunya punya arti yang
dalem banget, mungkin yang hatinya
lembek bakal tersentuh. Langsung aja
deh.
blog-blog orang lain. Maksud gue
bersilahturami tadi itu mungkin nggak
bisa sepenuhnya dibilang silaturahmi,
soalnya gue nggak bertegur sapa kayak
orang-orang lain yang dateng lalu
bilang, "Blogwalking :D" atau "Nice
blog" padahal gue tau, mereka nggak
sempet ngebaca semua tulisannya, tapi
cuma lirik sedikit lalu pergi dan minta
dikunjungi balik.
*HENING*
Aih! Ngomong ape sih gue? Bahasa gue
kenapa jadi makin berat gitu?
Tapi... kalo diliat-liat, blog gue emang
makin sering make kata-kata berat
kayak begitu ya, walaupun nggak
banyak, dan gue sendiri nulisnya nggak
sadar.
Tsk tsk.
Balik lagi ke awal.
Yoi, jadi barusan tadi gue habis jalan-
jalan ke blog-blog orang. Entah blog itu
isinya lucu-lucuan, berita, pandangan
tentang sekitar, atau termehek-mehek
versi blogger.com.
Gue cuma liat-liat, terus pergi. Cuma
mau tau aja apa yang orang laen tulis di
blognya.
Nah, yang gue heran, ada banyak
banget blog yang masukin lirik lagu ke
dalam. Padahal blognya itu bukan blog
musik atau sejenisnya. Dan yang
dahsyatnya lagi, banyak yang
komentarin.
"Buat apa?" Itu yang ada di pikiran gue
dari tadi selain "Laper nih.", "Jempol
gue keliatan enak nih.", dan
"... ... ..." (lagi bengong).
Menurut gue, blog itu tempatnya buat
sedekah cerita, berita, atau apapun
yang bisa dibagi lewat tulisan. Lirik lagu?
Yaa, boleh lah, tapi gunanya buat apa?
Mungkin mereka mau ngungkapin
perasaannya di saat itu dengan cara me-
posting lirik dari lagu tertentu. Jadi, lirik
lagu itu ngewakilin apa yang mereka
rasain saat itu. Artinya, lirik lagu yang
dimasukkin nggak sembarangan, tapi
punya arti sendiri.
Misalnya mereka lagi ngerasa mellow,
mungkin mereka bakal masukkin lirik
lagu yang mellow se-mellow-mellow-
nya, kayak: Rusuh dari band Tengkorak,
Crewcabanger dari band Chelsea Grin,
Eyes Sewn Shut dari Suicide Silence, atau
Pujaan Hati dari band Kangen Band.
Dan misalnya mereka lagi ngerasa
frustasi, malah sebaliknya. Mereka
mungkin bakal masukkin lirik lagu yang
keras, kayak: Puspa dari band ST12,
Yank dari band Wali, Gravity dari John
Mayer, atau Susis dari Sule.
Nah, berhubung gue nggak mau
ketinggalan jaman. Gue juga mau nge-
post lirik lagu. Lagunya punya arti yang
dalem banget, mungkin yang hatinya
lembek bakal tersentuh. Langsung aja
deh.
Dengan sedikit bangga
mempersembahkan...
Mesin Tempur - Mari Membaca
Cipt: Nggak tau
Nada: Juga nggak tau
Makna: Ini tentang... hmm... juga nggak
tau
Dipopulerkan oleh: Mesin Tempur
*musik*
ABCDEFG HIJKLMN
OPQRSTU FWXYZ
ABCDEFG HIJKLMN
OPQRSTU VWXYZ
*musik*
Be aba, be ibi, babi
Be obo, be obo, bobo
Be aba, be ibi, babi
Be obo, be obo, bobo
Ba-bi bo-bo
ABCDEFG HIJKLMN
OPQRSTU MARI MEMBACA
(Baca: Terus, maksudlu masukkin lirik
gitu apa, Ken?)
Coba tebak.
(Baca: Lagi mellow?)
Lu gila?
(Baca: Lagi kacau?)
Nggak.
(Baca: Terus apa?)
Lagi ngerasa idiot.
(Baca: Yah, kalo itu kapan aja sih lu pernah!)
...?
Subscribe to:
Posts (Atom)



